Halaman dimuat.
Tekan tanda tanya untuk melihat tombol pintasan yang tersedia
LIMA FAKTOR PENGHAMBAT KELOMPOK KERJA GURU (KKG) TIDAK EFEKTIF DAN OPTIMAL
Oleh:
Sanfitriadi,S.Pd
Ketua KKG gugus I seroja Kuala cenaku
Dalam rangka menghadapi dunia pendidikan yang modern dibutuhkan tenaga pendidik atau guru yang profesional agar dapat meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. Oleh karena itu menjadi suatu keharusan kegiatan KKG harus diefektifkan kembali karena dengan wadah KKG dapat meningkatkan profesionalisme guru. Selain itu banyak manfaat yang dapat diperoleh dari kegiatan KKG ini diantaranya guru menjadi lebih kreativitas baik dalam penggunaan media pembelajaran maupun dalam penggunaan model pembelajaran, selain itu guru juga menjadi lebih berkualitas, dan lebih siap masuk ke kelas untuk mengajar.
Kenyataan di lapangan bahwa kegiatan KKG (Kelompok Kerja Guru) belum optimal, hal itu dapat dilihat dari banyaknya KKG mati suri hidup segan mati tak mau, ada beberapa paktor yang menghabat kegiatan KKG (Kelompok Kerja Guru) tidak epektif dan optimal:
1. Pola pikir guru tentang KKG, guru menganggap KKG hanya tempat kumpul,ngerumpi,makan dan Pulang.
2. Penyusunan program KKG yang kurang berpariasi sehingga membosankan.
3. Anggaran KKG yang minim sehingga sulit melaksanakan program dengan baik. Kepala sekolah sekaligus pembina KKG dan pengelola dana Bos disekolah seharusnya mendorong anggaran untuk KKG ini lebih baik bukan sebaliknya
4. Kesalahan dalam memilih narasumber, bagaimana bisa memilih narasumber yang baik jika anggaran tidak relepan.
5. Ketidaktahuan guru akan manfaat dari kegiatan KKG tersebut. Hal itu tentunya menjadi hambatan dalam pencapaian hasil dari KKG yang diharapkan.
Oleh karena itu selaku pendidik sekaligus ketua KKG gugus I seroja yang baru saja melaksanakan KKG pada tanggal 15 Oktober 2016 yang lalu mengajak kepada semua guru untuk aktif dan mengefektifkan kembali kegiatan KKG karena sebenarnya banyak manfaat yang dapat diperoleh dari KKG diantaranya meningkatkan profesionalisme dan meningkatkan kompetensi,kualitas,pembelajaran di kelas sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan di sekolah.
Oleh:
Sanfitriadi,S.Pd
Ketua KKG gugus I seroja Kuala cenaku
Dalam rangka menghadapi dunia pendidikan yang modern dibutuhkan tenaga pendidik atau guru yang profesional agar dapat meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. Oleh karena itu menjadi suatu keharusan kegiatan KKG harus diefektifkan kembali karena dengan wadah KKG dapat meningkatkan profesionalisme guru. Selain itu banyak manfaat yang dapat diperoleh dari kegiatan KKG ini diantaranya guru menjadi lebih kreativitas baik dalam penggunaan media pembelajaran maupun dalam penggunaan model pembelajaran, selain itu guru juga menjadi lebih berkualitas, dan lebih siap masuk ke kelas untuk mengajar.
Kenyataan di lapangan bahwa kegiatan KKG (Kelompok Kerja Guru) belum optimal, hal itu dapat dilihat dari banyaknya KKG mati suri hidup segan mati tak mau, ada beberapa paktor yang menghabat kegiatan KKG (Kelompok Kerja Guru) tidak epektif dan optimal:
1. Pola pikir guru tentang KKG, guru menganggap KKG hanya tempat kumpul,ngerumpi,makan dan Pulang.
2. Penyusunan program KKG yang kurang berpariasi sehingga membosankan.
3. Anggaran KKG yang minim sehingga sulit melaksanakan program dengan baik. Kepala sekolah sekaligus pembina KKG dan pengelola dana Bos disekolah seharusnya mendorong anggaran untuk KKG ini lebih baik bukan sebaliknya
4. Kesalahan dalam memilih narasumber, bagaimana bisa memilih narasumber yang baik jika anggaran tidak relepan.
5. Ketidaktahuan guru akan manfaat dari kegiatan KKG tersebut. Hal itu tentunya menjadi hambatan dalam pencapaian hasil dari KKG yang diharapkan.
Oleh karena itu selaku pendidik sekaligus ketua KKG gugus I seroja yang baru saja melaksanakan KKG pada tanggal 15 Oktober 2016 yang lalu mengajak kepada semua guru untuk aktif dan mengefektifkan kembali kegiatan KKG karena sebenarnya banyak manfaat yang dapat diperoleh dari KKG diantaranya meningkatkan profesionalisme dan meningkatkan kompetensi,kualitas,pembelajaran di kelas sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan di sekolah.
Dibagikan kepada publik
Tambahkan komentar...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar